Selasa, 10 April 2018

Kapolda Sumatera Utara silaturahmi dengan pengurus Pesantren Al Kautsar Al Akbar

Guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sumut, Kapolda Sumatera Utara silaturahmi dengan pengurus Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Selasa (10/04/18) pkl 13.30 Wib

Setiba di Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Kapolda Sumut disambut baik dengan Buya Syekh Ali Marbun dan para pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Buya Syekh Ali Marbun mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Sumut beserta rombongan sebagai wujud silahturahmi dan kami merasa bangga atas kedatangan Kapolda Sumut ke Pesantren ini.

Beliau menyampaikan Polisi merupakan tumpuan hidup masyarakat. Tugas kepolisian tidak jauh berbeda dengan tugas tokoh agama yaitu melaksanakan upaya-upaya pre emtif dalam rangka mencegah terjadinya suatu niat dan tindak kejahatan. "Mari kita doakan bersama seluruh Polisi di Indonesia diberikan kekuatan untuk senantiasa melayani masyarakat dengan baik", ajak Buya Syekh Ali Marbun

Buya berharap seluruh pihak bersama sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Prov. Sumut dalam membangun kesatuan dan kerukunan di Prov. Sumut.
Beliau turur berharap Polda Sumut dapat mengadakan pertemuan-pertemuan antar agama dalam rangka menyatukan presepsi dalam menciptakan tali silahturahmi antar agama di Prov. Sumut. "Kami siap membantu Polda Sumut dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Prov. Sumut khususnya dalam menghadapi Pilkada Sumut 2018" ujar Buya

Sementara itu, Kapolda Sumut menyampaikan Ke depannya Polda Sumut akan melakukan upaya untuk melakukan rekuitmen khusus anggota Polri dari pesantren-pesantren.

Menghadapi pelaksanaan Pilkada 2018, hingga saat ini situasi di Prov. Sumut aman dan kondusif. Hal ini tak terlepas dari peran seluruh pihak bersama-sama menjaga dan mengawal setiap tahapan kegiatan Pilkada di Prov. Sumut.

Polda Sumut dalam pelaksanaan tugasnya tidak segan dalam melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan narkoba jaringan internasional. Tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan kemanusiaan.
Di tahun 2045, Indonesia memasuki usia 100 tahun. Beliau mengajak seluruh masyarakat bersama menjaga generasi penerus dan mencegah setiap upaya oknum tertentu dalam melemahkan generasi penerus (seperti proxy war) di negara Indonesia ini.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar